Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara (dok. Istimewa)

Makassar, Karebaindonesia.id — Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendongkrak Pariwisata dengan mengubah bus hibah dari Pemrov Sulsel (truk sampah tangkasaki) menjadi bus wisata telah mendapatkan sorotan dari DPRD Kota Makassar.

Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara menilai rencana tersebut belum matang serta masih perlu dipertimbangkan lebih jauh lagi.

“Saya kira niatnya bagus, tetapi apakah sudah diuji kelayakannya. Kalau kita melihat sekarang justru berkurang sekarang mobil tangkasa. Kalau dilihat jumlah masyarakat kota Makassar itu kita masih kekurangan sampah,” jelasnya pada saat ditemui di Kantor DPRD Kota Makassar, Senin (31/08/2020).

Ketua Fraksi Partai Demokrat ini juga mengatakan, tidak masalah jika dilakukan pengadaan bus wisata yang baru.

Hal ini melihat dari jumlah biaya pemeliharaan lebih besar dibanding dengan pengadaan mobil bus wisata baru.

“Tidak apa-apa kita adakan saja untuk yang baru, karena kalau dari bekas kita rubah yakin dan percaya saat dipakai nanti lebih banyak biaya operasionalnya. Kalau mobil sudah tua, biaya pemiliharaanya juga tinggi karna ada penyusutan,” kata Abdi sapaan akrabnya.

Ia juga menerangkan bahwa jika dilakukan modifikasikasi truk sampah jadi mobil bus wisata, pemkot Makassar perlu menghitung biasa yang harus dikeluarkan dan keamanan mobil tersebut.

“Harusnya pemerintah kota menghitung kalau kita beli mobil baru dan bagaimana kalau beli mobil bekas baru dirubah jadi bus pariwisata, terus bagaimana sistem keamananya,” tambahnya.

Lanjut Abdi, ditengah masa pandemi ini, kementrian meminta belanja modal dan belanja fisik dikurangi.

Truk Sampah Tangkasaki (dok. Istimewa).

Diketahui, Pemkot Makassar berencana mengadakan Bus Wisata yang diperuntukkan untuk umun dan tanpa pungutan biaya.

Bus ini akan mengambil rute sepanjang 21 KM di sekitaran Anjungan Pantai Losari.

Rute tersebut diantaranya Anjungan Losari, Jalan Penghibur, Pasar Ikan, Jalan Ujung Pandang, Jalan Nusantara, Jalam Ahmad Yani, Jalan Sudirman, Jalan Haji Bau, dan Jalan Metro Tanjung Bunga.

47 thoughts on “Upaya Pemkot Ubah Truk Sampah Jadi Bus Wisata Dapat Sorotan Dewan Makassar”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi