Memilih Lensa Travel Terbaik: Apakah Lensa 24-70mm f/2.8 Lebih Bagus dari 24-105mm f/4 untuk Traveling?
Memilih peralatan fotografi yang tepat untuk bepergian sering kali menjadi dilema tersendiri bagi para pecinta fotografi. Lensa zoom standar merupakan pilihan paling populer karena kemampuannya mencakup berbagai jenis sudut pandang tanpa perlu sering berganti lensa.
Dua opsi yang paling sering diperbandingkan oleh fotografer pemula hingga tingkat lanjut adalah lensa zoom dengan rentang 24-70mm f/2.8 dan 24-105mm f/4. Kedua jenis lensa ini menawarkan keunggulan yang berbeda, sehingga memicu perdebatan mengenai mana yang paling ideal untuk dibawa saat liburan.
Banyak fotografer awam maupun antusias yang sering bertanya, apakah lensa 24 70mm f2 8 lebih bagus dari 24 105mm f4 untuk traveling? Untuk menjawab pertanyaan tersebut secara objektif, perlu ada analisis mendalam mengenai karakteristik, kelebihan, serta kekurangan dari masing-masing spesifikasi saat digunakan di lapangan.
Memahami Karakteristik Dasar Kedua Lensa
Sebelum membandingkan performanya di jalanan atau alam bebas, sangat penting untuk memahami filosofi desain di balik kedua lensa ini. Meskipun terlihat mirip secara visual, karakter optik dan peruntukannya cukup berbeda.
Lensa 24-70mm f/2.8: Sang Raja Low Light dan Bokeh
Lensa 24-70mm f/2.8 dikenal sebagai instrumen standar bagi para profesional di berbagai industri fotografi. Keunggulan utamanya terletak pada bukaan diafragma maksimal yang konstan sebesar f/2.8 di seluruh rentang fokal.
Aperture yang lebar ini memungkinkan masuknya cahaya dua kali lebih banyak dibandingkan pada aperture f/4. Hasilnya, lensa ini sangat andal untuk pengambilan gambar di kondisi minim cahaya serta mampu menghasilkan efek latar belakang kabur (bokeh) yang sangat halus.
Lensa 24-105mm f/4: Fleksibilitas dan Jangkauan Ekstra
Di sisi lain, lensa 24-105mm f/4 dirancang sebagai lensa serbaguna yang mengutamakan kepraktisan. Rentang fokal yang lebih panjang memberikan fleksibilitas ekstra pada area telephoto.
Meskipun memiliki bukaan maksimal f/4 yang lebih kecil, lensa ini umumnya dilengkapi dengan sistem stabilisasi gambar internal (Image Stabilization atau IS/VR/OSS) yang sangat membantu. Ukuran fisiknya juga cenderung lebih ringkas, menjadikannya opsi menarik untuk perjalanan jarak jauh.
Komparasi Mendalam untuk Kebutuhan Travel Photography
Dalam fotografi perjalanan, faktor kenyamanan, ketahanan, dan kualitas hasil foto harus seimbang. Berikut adalah analisis komparatif dari berbagai aspek krusial.
1. Ukuran, Bobot, dan Ergonomi Saat Bepergian
Faktor utama yang sering menjadi keluhan saat melintasi berbagai destinasi wisata adalah beban barang bawaan. Lensa 24-70mm f/2.8 membutuhkan elemen kaca yang lebih besar untuk mengakomodasi bukaan f/2.8, sehingga bobotnya jauh lebih berat.
Sebaliknya, lensa 24-105mm f/4 umumnya dirancang lebih ringan dan memiliki diameter filter yang lebih kecil. Selisih bobot beberapa ratus gram akan sangat terasa ketika Anda harus berjalan kaki seharian menjelajahi sudut kota atau mendaki pegunungan.
Ergonomi yang lebih ringan membuat kamera lebih nyaman digantung di leher atau dimasukkan ke dalam tas harian. Oleh karena itu, dari sudut pandang mobilitas murni, lensa 24-105mm f/4 memberikan kenyamanan ekstra bagi para traveler.
2. Kinerja Cahaya Minim (Low-Light Performance)
Saat melakukan perjalanan, Anda tidak selalu mengambil foto di bawah teriknya sinar matahari. Pasar malam, interior museum, pertunjukan seni dalam ruangan, dan pemandangan kota di malam hari (cityscape) adalah objek menarik yang sering dijumpai.
Pada kondisi ini, bukaan f/2.8 memberikan keuntungan teknis yang sangat signifikan. Aperture yang lebih besar memungkinkan penggunaan ISO yang lebih rendah untuk menjaga kebersihan gambar dari noise, atau penggunaan shutter speed yang lebih cepat untuk menghindari hasil foto yang samar akibat getaran tangan.
Pertanyaan mengenai apakah lensa 24 70mm f2 8 lebih bagus dari 24 105mm f4 untuk traveling sering kali terjawab positif di sektor ini. Jika fokus utama perjalanan Anda mencakup kegiatan malam hari atau eksplorasi area interior, f/2.8 jauh lebih unggul.
3. Fleksibilitas Jangkauan Fokal (Focal Length Range)
Rentang fokal menentukan seberapa banyak variasi komposisi yang bisa Anda dapatkan tanpa perlu berpindah posisi. Rentang 24-70mm mencakup sudut pandang luas (wide) hingga short telephoto yang ideal untuk lanskap dan potret diri.
Namun, jangkauan hingga 105mm pada lensa f/4 memberikan ruang ekstra yang sangat berguna. Tambahan 35mm di ujung telephoto memungkinkan Anda mengisolasi detail arsitektur dari kejauhan, mengambil foto candid warga lokal tanpa mengganggu mereka, atau memperbesar objek alam yang jauh.
Fleksibilitas ini mengurangi kebutuhan untuk membawa lensa tambahan seperti 70-200mm. Dengan satu lensa 24-105mm, kebutuhan ruang di dalam tas kamera dapat dipangkas secara signifikan.
4. Kualitas Gambar, Ketajaman, dan Isolasi Subjek
Secara umum, lensa f/2.8 dirancang sebagai lini premium atau flagship dari setiap produsen kamera. Oleh sebab itu, kualitas konstruksi optik, ketajaman hingga ke pinggir bingkai (corner-to-corner sharpness), dan kontrol terhadap aberasi kromatik biasanya sedikit lebih unggul pada 24-70mm f/2.8.
Selain ketajaman, kapasitas untuk mengisolasi subjek dari latar belakang juga menjadi pertimbangan penting. Pada panjang fokal yang sama, f/2.8 menghasilkan depth of field yang lebih dangkal dibanding f/4.
Efek isolasi subjek ini sangat membantu ketika Anda ingin mengambil foto potret yang menonjol di tengah latar belakang destinasi wisata yang ramai dan berantakan. Foto yang dihasilkan tampak lebih memiliki dimensi visual yang mendalam.
5. Efisiensi Biaya dan Anggaran Perjalanan
Faktor harga tidak dapat diabaikan dalam pemilihan peralatan fotografi. Lensa 24-70mm f/2.8 hampir selalu dibanderol dengan harga yang jauh lebih mahal dibandingkan versi 24-105mm f/4.
Selisih harga di antara kedua lensa ini bisa cukup besar dan dialokasikan untuk kebutuhan perjalanan lainnya. Biaya ekstra tersebut dapat digunakan untuk tiket pesawat, akomodasi yang lebih nyaman, atau destinasi pengalaman baru saat liburan.
Bagi fotografer dengan anggaran terbatas, membeli 24-105mm f/4 memberikan nilai ekonomis yang lebih tinggi (value for money). Anda mendapatkan fleksibilitas tinggi dengan harga yang relatif lebih terjangkau.
Ringkasan Perbandingan Spesifikasi Utama
Untuk memudahkan Anda melihat perbedaan teknis secara langsung, berikut adalah komparasi umum antara kedua jenis lensa ini:
| Fitur / Karakteristik | Lensa 24-70mm f/2.8 | Lensa 24-105mm f/4 |
|---|---|---|
| Bukaan Maksimal | f/2.8 (Lebih Terang) | f/4 (Standar) |
| Jangkauan Zoom | 2.9x (Kurang Jauh) | 4.37x (Lebih Jauh) |
| Bobot Fisik | Cenderung Berat (800g – 1kg+) | Lebih Ringan (500g – 700g) |
| Performa Low-Light | Sangat Baik | Cukup (Bergantung Stabilizer) |
| Isolasi Subjek (Bokeh) | Sangat Baik / Halus | Sedang |
| Harga | Lebih Mahal | Lebih Terjangkau |
| Fungsi Utama Travel | Malam Hari, Potret, Kualitas Maksimal | Serbaguna, Outdoor, Jalan-Jalan Seharian |
Skenario Perjalanan mana yang Cocok untuk Masing-Masing Lensa?
Tidak ada jawaban tunggal yang mutlak untuk semua orang karena gaya perjalanan setiap fotografer sangat bervariasi. Memahami gaya fotografi pribadi akan membantu menentukan mana pilihan yang tepat.
Kapan Harus Memilih 24-70mm f/2.8?
Lensa ini adalah pilihan ideal jika Anda memprioritaskan kualitas gambar di atas kenyamanan fisik. Fotografer komersial, pembuat konten profesional, atau penggemar fotografi malam akan sangat mengapresiasi keunggulan lensa ini.
- Fotografi Perkotaan Malam Hari: Sangat cocok untuk mengabadikan suasana kota, pencahayaan lampu neon, atau pasar malam tanpa bantuan tripod.
- Dokumentasi Potret dan Budaya: Apabila Anda sering mengambil foto wajah warga lokal atau pasangan saat traveling, aperture f/2.8 memberikan pemisahan latar belakang yang artistik.
- Perjalanan Singkat (City Break): Untuk perjalanan 1-2 hari di mana Anda tidak perlu berjalan kaki membawa beban dalam waktu lama.
Kapan Harus Memilih 24-105mm f/4?
Lensa ini sangat cocok bagi Anda yang menempatkan kenyamanan, variasi momen, dan kepraktisan sebagai prioritas utama. Ini adalah lensa jalan-jalan (walkaround lens) sejati untuk perjalanan eksplorasi.
- Wisata Alam dan Trekking: Sangat ideal untuk kegiatan luar ruangan seperti mendaki gunung, safari, atau mengunjungi taman nasional di mana jangkauan 105mm sangat berguna.
- Perjalanan Jarak Jauh (Backpacking): Bobot yang lebih ringan meminimalkan kelelahan fisik selama perjalanan berminggu-minggu.
- Perjalanan Keluarga: Memungkinkan Anda mengambil foto anggota keluarga dari kejauhan tanpa harus terus mendekat atau menjauh secara fisik.
Analisis Pertimbangan: Apakah Lensa 24 70mm f2 8 Lebih Bagus dari 24 105mm f4 untuk Traveling?
Kembali ke pertanyaan utama: apakah lensa 24 70mm f2 8 lebih bagus dari 24 105mm f4 untuk traveling secara umum? Jawabannya sangat bergantung pada definisi "bagus" yang Anda gunakan.
Jika "bagus" diartikan sebagai kualitas optik murni, performa pada kondisi redup, dan pemisahan objek yang indah, maka 24-70mm f/2.8 memang lebih bagus. Lensa ini mampu menghasilkan gambar dengan estetika profesional dalam situasi pencahayaan yang paling menantang sekalipun.
Namun, jika "bagus" diartikan sebagai efisiensi perjalanan, kenyamanan fisik, dan fleksibilitas jangkauan foto dalam satu paket, maka 24-105mm f/4 sering kali menjadi pilihan yang lebih baik dan lebih masuk akal untuk mayoritas traveler. Jangkauan fokal hingga 105mm memberikan kesempatan mengabadikan momen yang mungkin luput jika hanya menggunakan 70mm.
Banyak fotografer perjalanan berpengalaman akhirnya menyimpulkan bahwa beban fisik dari lensa f/2.8 sering kali mengurangi kenikmatan berlibur itu sendiri. Ketika lelah membawa beban berat, fotografer cenderung lebih jarang mengeluarkan kamera dari dalam tas.
Sebaliknya, kamera yang terasa ringan dan fleksibel dengan lensa 24-105mm f/4 akan mendorong Anda untuk lebih sering mengambil foto. Dalam dunia fotografi perjalanan, foto terbaik adalah foto yang berhasil Anda abadikan, bukan foto yang terlewat karena kamera berada di dalam tas.
Solusi Alternatif dan Kompromi Terbaik
Jika Anda masih merasa ragu di antara dua pilihan tersebut, ada beberapa strategi kompromi yang biasa diterapkan oleh para profesional. Strategi ini memungkinkan Anda mendapatkan hasil maksimal tanpa mengorbankan kenyamanan.
Kombinasi Lensa f/4 dengan Lensa Prime Murah
Salah satu opsi paling populer adalah membawa lensa 24-105mm f/4 sebagai lensa utama sepanjang hari. Untuk mengatasi keterbatasan pada kondisi minim cahaya, Anda cukup membawa satu lensa prime kecil dan ringan, seperti 35mm f/1.8 atau 50mm f/1.8.
Lensa prime mungil ini hampir tidak memakan ruang di dalam tas dan sangat ringan. Ketika malam tiba atau saat berkunjung ke kafe redup, Anda tinggal memasang lensa prime tersebut untuk mendapatkan bukaan yang bahkan lebih lebar dari f/2.8.
Kombinasi ini sering kali memberikan harga total yang lebih murah dan fleksibilitas yang lebih tinggi dibandingkan hanya membawa satu lensa 24-70mm f/2.8 yang berat.
Menyesuaikan Fitur Stabilisasi dan ISO Kamera Modern
Perkembangan teknologi sensor kamera modern saat ini sudah sangat maju dalam menangani noise pada ISO tinggi. Kamera keluaran terbaru mampu menghasilkan gambar yang sangat bersih meskipun menggunakan ISO 3200 atau 6400.
Selain itu, fitur In-Body Image Stabilization (IBIS) pada tubuh kamera modern dapat bekerja sama dengan stabilisasi optik pada lensa 24-105mm f/4. Hal ini memungkinkan Anda mengambil foto dengan shutter speed sangat lambat tanpa takut hasil foto menjadi kabur akibat getaran tangan.
Dengan adanya kemajuan teknologi sensor dan IBIS ini, batasan bukaan f/4 pada kondisi minim cahaya tidak lagi menjadi masalah seberat pada era kamera film atau DSLR generasi awal.
Tips Memaksimalkan Penggunaan Lensa Saat Liburan
Apapun jenis lensa yang akhirnya Anda pilih untuk menemani perjalanan, ada beberapa tips praktis yang bisa diterapkan agar hasil foto tetap maksimal.
Trik Memaksimalkan Lensa 24-105mm f/4
- Manfaatkan Jangkauan Maksimal untuk Bokeh: Jika ingin membuat latar belakang buram dengan aperture f/4, gunakan panjang fokal terpanjang pada 105mm dan posisikan subjek sedekat mungkin dengan kamera serta jauh dari latar belakang.
- Gunakan Tripod Ringan untuk Malam Hari: Bawa tripod travel yang ringkas agar Anda tetap bisa mengambil foto malam hari dengan ISO rendah dan teknik long exposure.
- Aktifkan Stabiliser Gambar: Pastikan fitur stabilisasi selalu aktif saat mengambil foto tanpa tripod di kondisi cahaya sedang hingga redup.
Trik Memaksimalkan Lensa 24-70mm f/2.8
- Gunakan Strap Kamera Ergonomis: Gunakan shoulder strap berbahan empuk atau sistem clip pada ransel untuk menyebarkan bobot lensa agar tidak membuat leher cepat lelah.
- Manfaatkan Bukaan f/2.8 Secara Efektif: Jangan ragu menggunakan bukaan f/2.8 pada siang hari untuk menghasilkan potret perjalanan dengan estetika unik yang memisahkan subjek dari keramaian.
- Bawa Tas Kamera Khusus Quick-Access: Gunakan tas selempang kecil atau tas pinggang agar kamera berat ini mudah dimasukkan dan dikeluarkan tanpa membongkar isi ransel utama.
Kesimpulan
Pada akhirnya, menentukan apakah lensa 24 70mm f2 8 lebih bagus dari 24 105mm f4 untuk traveling sangat bergantung pada prioritas personal dan gaya memotret Anda. Tidak ada satu lensa yang sempurna untuk segala kondisi tanpa memiliki kompromi.
Lensa 24-70mm f/2.8 adalah pemenang mutlak dari segi kualitas optik, isolasi latar belakang, dan keandalan di tempat redup. Lensa ini sangat direkomendasikan bagi fotografer yang mengejar hasil visual kelas atas dan tidak keberatan membawa beban ekstra demi kualitas gambar terbaik.
Di sisi lain, lensa 24-105mm f/4 adalah pemenang dalam hal kenyamanan, jangkauan komposisi, dan kepraktisan operasional sehari-hari. Lensa ini merupakan pilihan paling rasional bagi mayoritas wisatawan yang menginginkan satu lensa serbaguna untuk menikmati liburan tanpa terbebani oleh peralatan yang berat.
Pahamilah kebutuhan spesifik dari destinasi yang akan Anda kunjungi serta sejauh mana toleransi Anda terhadap beban bawaan. Memilih peralatan yang sesuai dengan gaya pribadi akan memastikan Anda tidak hanya pulang membawa foto-foto indah, tetapi juga menikmati setiap detik perjalanan tersebut.